Oke, langsung aja ya. Bagaimana supaya kita bisa belajar disiplin dengan mudah? Mungkin kamu akan menjawab “dimulai dari diri sendiri, dari yang terkecil, serta dari sekarang juga !!!” Yes, all right! Lalu, bagaimana dengan jawaban operasional alias cara praktis belajar disiplin?
Hmmm… Aku punya 3 tips lucu nih. Penasaran? Aku bagi aja ya;
Belajar disiplin dalam beribadah
Ibadah untuk Tuhan adalah alat efektif
belajar disiplin. Sebagai contoh, seorang muslim bisa belajar disiplin
dengan sholat di awal waktu. Selain sholat, puasa adalah ibadah bagus
dalam mendisiplinkan diri. Dengan berpuasa, minimal belajar disiplin
soal makan. Kalau puasanya sudah tingkat tinggi, bukan soal makan aja
yang disiplin, tapi juga soal ‘pengendalian diri dari hal-hal yang
merusak dan perbuatan sia-sia’.
Contoh lain bagi yang beragama Kristen
adalah belajar disiplin pergi ke gereja atau mengikuti kebaktian. Selain
itu, masih banyak ibadah lain yang bisa kita gunakan untuk belajar
disiplin. Termasuk bagi penganut agama lain. (Hmmm…???) Maksudnya bukan
melakukan ritual atau ibadahnya agama lain lho. Kurang kerjaan aja. Tapi disiplin beribadah sesuai agamanya masing-masing dengan menggunakan ilmu yang benar.
Belajar disiplin dari menepati janji
Siapa yang suka ngaret? He he he.
Ya. Hampir kebanyakan orang Indonesia suka ngaret alias tidak datang
tepat waktu. Soalnya, kalau dipikir-pikir (hmm…), terus dirasa-rasa
dengan hati ( … ) lebih baik ngaret sih daripada kayak orang hilang nungguin orang lain yang datangnya ngaret he he he.
Menepati janji bukan hanya soal datang
tepat waktu. Bisa juga soal menyelesaikan tugas tepat waktu (sesuai
deadline), melakukan sesuatu sesuai rencana sampai melakukan sesuatu
tepat seperti apa yang kita katakan (belajar untuk tidak dusta).
Belajar disiplin dari mengatur hobi
Kamu punya hobi nulis? Baca? Renang? Nge-mall? Atau justru asyik lupa mandi untuk main game?
Oke…oke… kenapa tidak memanfaatkan hobi ini untuk belajar disiplin?
Kalau kamu punya hobi nulis, menulislah satu cerpen atau satu artikel
tiap hari Nggak usah nunggu mood deh. Cobalah untuk disiplin. Minimal nulis buku harian setiap hari Buat kamu yang hobi renang, kamu bisa menjadwal renang seminggu sekali.
Nah, buat sahabat yang hobinya ngegame, buat aja jadwal tiap 1 hari main 7 jam (he he he) Nggak ding, kebalik. Tiap 7 hari sekali main 1 jam aja. Jadwal yang bagus. Tapi ngelakuinnya pasti bwerrrraaat bangets buat game mania sejati.
Yup! Itu aja ya. Kalo kebanyakan malah
nggak hapal-hapal. Soalnya banyak hal kecil yang bisa kita manfaatkan
untuk belajar disiplin. Dari gosok gigi sampe ngatur uang belanja. Yang terpenting, kudu ingat satu hal di bawah ini.
Satu pesan yang tidak boleh dilupakan. “Musuh utama disiplin adalah menunda-nunda.” Sekali lagi, “Musuh utama disiplin adalah menunda-nunda.”
Mungkin kita akan berfikir untuk
melakukannya nanti saja. Besok kan masih ada waktu. Besok aja, pasti
selesai. Jadi, besok aja ngerjainnya. Wah.. bukannya besok-besok kita juga bisa berdalih, besok aja deh ngerjainnya
Ya sudahlah, besok aja dikerjain. Tapi
biasanya pasti nggak sempet dikerjain. Kalau pun berhasil dilakukan
besok-besok, pasti hasilnya jadi juelek. Tidak sempurna. Penuh nuansa
terburu-buru. Emang bener sih, kepepet bisa memaksa kita disiplin. Tapi dengan disiplin, kita justru bisa menghilangkan rasa kepepet itu lho
“Kalau sekarang sore, jangan menunggu
pagi hari. Kalau sekarang pagi, jangan menunggu sore hari. ‘Hiduplah’
hanya untuk saat ini saja. Lakukan apa yang harus kamu lakukan,
SEKARANG!”
Jadi, tunggu apa lagi? Lho…? Mengapa masih terus dibaca?
Kalau ingin belajar disiplin dan menyelesaikan suatu tugas, mulailah
dan lakukan sekarang juga! Jangan menunggu dan menunda-nunda lagi!
LAKUKAN saja. SEGERA !

ConversionConversion EmoticonEmoticon